Paket Stimulus Rp 26,34 Triliun Meluncur pada Semester II-2026

Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai sekitar Rp 26,34 triliun untuk menjaga daya tahan ekonomi domestik pada semester II 2026 di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, terutama akibat perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah, termasuk dinamika di Selat Hormuz yang berpotensi mempengaruhi perekonomian global. Menurut Airlangga, paket stimulus tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dan mencakup sejumlah kebijakan fiskal, insentif sektor riil, hingga bantuan sosial. Salah satu kebijakan yang diumumkan adalah pemberlakuan tarif khusus Pajak Penghasilan (PPh) Final royalti sebesar 1,5% bagi penulis. Airlangga menyebut kebijakan tersebut merupakan bagian dari janji kampanye Presiden Prabowo dan ditujukan untuk memberikan keringanan bagi pekerja kreatif.

Search