Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan sekitar 80 persen permasalahan sampah nasional dapat diselesaikan pada 2029. Target tersebut akan didorong melalui percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah, pengelolaan kawasan terkelola, serta penguatan gerakan pemilahan sampah dari rumah tangga.
Zulhas menekankan bahwa penyelesaian masalah sampah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Pemerintah akan mempercepat pembangunan fasilitas Waste to Energy atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik, sementara masyarakat diminta berperan aktif memilah sampah sejak dari rumah agar sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk dan sampah anorganik dapat didaur ulang serta memiliki nilai ekonomi.
Pemerintah saat ini mendorong percepatan pembangunan PSEL di sejumlah lokasi prioritas sesuai mandat Perpres Nomor 109 Tahun 2025. Terdapat sekitar 30 lokasi PSEL yang direncanakan, dengan fokus pada kawasan perkotaan atau aglomerasi yang menghasilkan sampah di atas 1.000 ton per hari. Dalam waktu dekat, tiga lokasi akan groundbreaking, disusul 12 lokasi yang diproses Danantara dengan target beroperasi pada 2028.
