Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mengungkapkan bahwa para calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) bakal ditempa selama 45 hari dengan sejumlah materi dalam Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). “Untuk aspek kedisiplinan dan bela negara, durasi pelatihan direncanakan selama 30 hari, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan manajerial selama 15 hari yang disusun bersama kementerian teknis terkait,” ujar Kapala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Rabu (17/6/2026). Rico mengatakan, para peserta bakal dilatih di 67 satuan pendidikan (Satdik) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pembukaan Latsarmil Komcad untuk calon pengelola KDKMP dan KNMP berlangsung pada Rabu (17/6/2026). “Jumlah peserta yang direncanakan mengikuti program tersebut sekitar 35.476 orang, terdiri dari sekitar 30.000 calon pengelola KDKMP dan 5.476 calon pengelola KNMP,” jelas dia. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM Kemhan) Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia memimpin upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program KDKMP dan KNMP di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Dalam amanat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo yang dibacakan Ketut, disebutkan bahwa program SPPI merupakan bagian dari upaya pemerintah menyiapkan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui program ini, pemerintah berharap lahir lulusan SPPI yang siap mengabdi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi masyarakat serta penguatan ketahanan nasional.
