Pemerintah terus meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan melalui program revitalisasi madrasah yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa infrastruktur pendidikan yang memadai berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung peningkatan konsentrasi dan semangat belajar siswa.
Salah satu proyek revitalisasi yang sedang berjalan berada di MTsN 1 Kota Bogor, Jawa Barat, melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Madrasah. Revitalisasi meliputi pembangunan toilet baru, perbaikan atap, dinding, plafon, lantai, pintu, jendela, serta peningkatan instalasi listrik dan pencahayaan. Proyek senilai sekitar Rp5,5 miliar ini dikerjakan selama 210 hari, dengan empat dari lima bangunan yang direvitalisasi telah selesai dan digunakan untuk kegiatan belajar.
Program revitalisasi madrasah merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan. Sepanjang 2025, Kementerian PU telah menyelesaikan rehabilitasi dan renovasi 548 madrasah di 26 provinsi, sementara pada 2026 sebanyak 856 madrasah di 27 provinsi sedang dibangun atau direvitalisasi. Pemerintah berharap perbaikan infrastruktur tersebut dapat mendukung lahirnya generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.
