Karhutla di Aceh Barat Meluas, 34,1 Hektare Lahan Terbakar dalam Dua Pekan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, terus meluas selama dua pekan terakhir dengan total luas area terdampak mencapai 34,1 hektare. Meski demikian, BPBD Aceh Barat menyatakan sebagian besar titik kebakaran telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan yang bekerja di lapangan sejak akhir Mei 2026.

Karhutla tersebar di sejumlah kecamatan, dengan wilayah terluas berada di Kecamatan Bubon, yakni di Gampong Berawang seluas 15 hektare dan Gampong Kuta Padang Layung seluas 10 hektare. Kebakaran juga terjadi di Kecamatan Samatiga, Meureubo, Johan Pahlawan, dan Arongan Lambalek dengan luas bervariasi antara 0,5 hingga 4 hektare.

Operasi pemadaman dilakukan secara maraton sejak 31 Mei 2026 melalui jalur darat dan diperkuat dengan dukungan pemadaman udara dari BNPB untuk menjangkau titik api yang sulit diakses. Namun, petugas menghadapi berbagai kendala, seperti angin kencang, asap tebal yang mengganggu jarak pandang, serta medan yang sulit dilalui kendaraan sehingga menyulitkan armada pemadam mencapai seluruh lokasi kebakaran.

Karhutla telah menyebabkan kerusakan vegetasi dan kabut asap yang mulai mengganggu kesehatan masyarakat di sekitar. Dalam penanganannya, BPBD Aceh Barat mengerahkan berbagai kendaraan dan mesin pompa air serta bekerja sama dengan TNI, Polri, petugas kehutanan, relawan, mahasiswa, dan masyarakat setempat. BPBD juga mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan membakar guna mencegah munculnya titik api baru selama musim kering.

Search