Hubungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memanas setelah Wakil Ketua DPP PSI, Grace Natalie, mengatakan Jokowi akan segera mengenakan jaket PSI secara resmi sebagai Ketua Dewan Pembina.
Menurut Ketua DPP PSI Bestari Barus, penyematan jaket PSI ke Jokowi menjadi penanda Jokowi tak lagi bersama PDIP. Rencananya penyematan akan dilakukan oleh Kaesang menyesuaikan dengan waktu dan tempat Ketua Umum. Sementara itu, Politisi PDIP Guntur Romli menegaskan Jokowi sudah dipecat pada Desember 2024 karena pelanggaran. Sehingga, bukan menjadi urusan PDI Perjuangan Jokowi mau berpartai atau tidak berpartai lagi. Namun, dia menyinggung posisi Jokowi di PSI yang dianggapnya sebagai pelayan untuk kepentingan elektoral partai saja beda ketika masih di PDIP ditugaskan untuk kepentingan rakyat dan negara.
Bestari Barus menyayangkan pernyataan Guntur tersebut, sangat tidak layak keluar dari orang-orang yang menganggap dirinya berada di partai besar yang pendidikan politiknya bagus. Jajaran PDIP seperti sakit hati sudah tidak lagi bersama Jokowi. Ia berharap PDIP bisa menata diri agar lebih dewasa dalam berpolitik. Bestari mengklaim banyak masyarakat bahagia Jokowi tidak lagi berada di PDIP.
