Kapasitas Smelter Freeport Capai 3 Juta Ton, Terbesar dalam Sejarah RI

PT Freeport Indonesia kini memiliki kapasitas pemurnian dan pengolahan konsentrat tembaga hingga 3 juta ton per tahun setelah mengoperasikan dua fasilitas smelter di Gresik, Jawa Timur. Kapasitas ini menjadi capaian penting dalam sejarah hilirisasi tembaga nasional karena memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengolah hasil tambang di dalam negeri.

Smelter pertama Freeport dibangun di Gresik dan mulai beroperasi pada 1998 sebagai bagian dari kewajiban perusahaan dalam perpanjangan Kontrak Karya. Kapasitas smelter tersebut awalnya sekitar 1 juta ton konsentrat per tahun, lalu ditingkatkan menjadi 1,3 juta ton per tahun.

Sementara itu, smelter kedua dibangun setelah perubahan status Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus pada 2018, dengan mandat pembangunan fasilitas tambahan berkapasitas 2 juta ton. Melalui kombinasi smelter baru berkapasitas 1,7 juta ton dan ekspansi smelter lama menjadi 1,3 juta ton, total kapasitas pemurnian Freeport kini mencapai 3 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

Search