Pelemahan Rupiah Rentan ke Rp19.000 pada Akhir Juni 2026

Eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah dan spekulasi kebijakan suku bunga ketat The Fed membuat mata uang rupiah dibayangi risiko pelemahan hingga berisiko tembus Rp19.000 per dolar AS. Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa secara teknikal, indeks dolar AS berpotensi menguat tajam dalam sepekan ke depan dengan bergerak di rentang batas bawah 99 hingga batas atas 101.00. Penguatan ini diyakini akan memperlemah mata uang Garuda di pasar spot. Untuk jangka pendek atau sepekan depan, rupiah diperkirakan bakal ditransaksikan pada kisaran Rp17.950 hingga Rp18.250 per dolar AS. Namun, volatilitas pasar dapat meningkat tajam jika sentimen global tak mereda. 

Search