Pertamina Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Pengelolaan Sampah & Limbah

PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga mengembangkan berbagai inovasi ekonomi sirkular untuk mengubah sampah dan limbah menjadi produk bernilai ekonomi. Program ini dilakukan di sejumlah wilayah, seperti Balikpapan dan Madiun, dengan fokus pada pengolahan sampah plastik, limbah rumah tangga, digitalisasi bank sampah, serta pengurangan limbah B3 dari aktivitas operasional.

Di Balikpapan, Program CID Pelita Borneo mengolah sampah plastik rumah tangga seperti kemasan sachet dan bungkus makanan menjadi roster, paving block, dan lembaran LDPE tanpa proses pembakaran. Program ini juga mengolah sampah organik menjadi kompos serta memanfaatkan minyak jelantah menjadi sabun dan lilin, sehingga mampu mengurangi timbulan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, di Madiun, Fuel Terminal Madiun mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Bank Sampah Pesanggrahan dan aplikasi digital Sokrosok. Program ini berhasil mengurangi sampah organik dan anorganik, menekan emisi metana, menyerap karbon, serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Pertamina menegaskan bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan limbah bertanggung jawab dan pembangunan berkelanjutan.

Search