Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, memastikan seorang warga negara asing yang sempat teridentifikasi pernah melakukan perjalanan di kapal MV Hondius saat terjadi wabah Hantavirus Andes telah selesai menjalani pemantauan di rumah sakit dan dinyatakan sehat. Pemerintah juga menegaskan bahwa tidak ditemukan indikasi penularan setelah dilakukan penelusuran terhadap kontak erat pasien tersebut.
Menurut Menkes, pemerintah menerima informasi dari otoritas Inggris terkait seorang warga negara Inggris yang bekerja di Jakarta dan pernah berada di kapal MV Hondius. Setelah diketahui berada di Indonesia, yang bersangkutan segera diisolasi dan dipantau di rumah sakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada penularan, sementara seluruh kontak yang telah ditelusuri juga dinyatakan aman.
Pemerintah menekankan bahwa Hantavirus yang ditemukan di Indonesia tidak berkaitan dengan wabah di MV Hondius dan memiliki tingkat kematian yang sangat rendah, di bawah satu persen. Menkes menjelaskan bahwa virus ini bukanlah virus baru karena telah ada di Indonesia sejak awal 2000-an. Hasil survei seroprevalensi bahkan menunjukkan sebagian masyarakat di sejumlah daerah, seperti Bali, Surabaya, dan Jakarta, telah memiliki antibodi terhadap hantavirus, yang menandakan adanya tingkat kekebalan di masyarakat.
