Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan menilai, safari politik yang akan dilakukan Jokowi jauh-jauh hari sebelum Pemilu relevan dan bisa jadi sebuah keunggulan dan minimal membuat PSI mampu menembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
Mengacu pada Pemilu 2024, sebanyak 30 persen pemilih sudah menentukan pilihannya dari jauh-jauh hari. Safari politik ini sejatinya mampu mengikat pemilih yang suka berubah-ubah pilihan (swing). Langkah ini harus diambil Jokowi karena ia menyadari partai lawan jauh lebih besar yang memiliki pemilih loyal tersendiri.
Djayadi menuturkan jika Jokowi berhasil mengambil 10 persen saja dari pendukungnya, PSI setidaknya bisa mencapai 5,5 persen suara untuk lolos ke DPR. Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia pun menambahkan sebab suara PSI masih terlalu kecil, membutuhkan waktu jejaring lebih lama dibandingkan partai-partai yang memiliki infrastruktur besar.
