Ini Calon Warisan Dunia UNESCO dari Indonesia, Ada Kota Tua Jakarta

Indonesia memiliki sejumlah situs yang masuk dalam Tentative Lists atau Daftar Sementara UNESCO sebagai calon Warisan Dunia. Daftar ini berisi situs budaya dan alam yang dianggap memiliki Outstanding Universal Value (Nilai Universal Luar Biasa) sehingga layak dipertimbangkan masuk ke dalam World Heritage List. UNESCO juga mendorong setiap negara untuk meninjau dan mengajukan ulang daftar tersebut minimal setiap 10 tahun agar tetap relevan dan transparan.

Berdasarkan data UNESCO, beberapa situs terbaru yang diajukan Indonesia pada April 2025 antara lain Lanskap Karst Kawasan Gua Prasejarah Maros Pangkep, Warisan Budaya Megalit Kawasan Lore Lindu, Kompleks Candi Muarajambi, dan Tanah di Bawah Angin: Jalur Perdagangan Rempah-rempah Abad XIII–XVIII. Selain itu, terdapat pula situs lain yang sudah lebih dulu masuk daftar sementara, seperti Kebun Raya Bogor, Kota Tua Jakarta, Trowulan, Taman Nasional Bunaken, hingga Kepulauan Raja Ampat.

Setiap situs memiliki nilai sejarah, budaya, maupun alam yang khas. Misalnya, Kompleks Candi Muarajambi dikenal sebagai pusat keagamaan Buddha terbesar pada abad ke-7 hingga ke-14 yang berkaitan dengan Kerajaan Melayu Kuno dan Sriwijaya. Keberadaan daftar sementara UNESCO ini bertujuan mempermudah akses informasi, menjaga transparansi, serta membantu penyelarasan nominasi warisan dunia di tingkat regional dan internasional.

Search