Menko Polkam Djamari Chaniago memastikan negara hadir dan bekerja keras untuk mengupayakan keselamatan dan pembebasan seluruh WNI yang diculik Israel. “Pemerintah akan menempuh seluruh jalur diplomatik, hukum, dan komunikasi internasional yang tersedia dengan tetap mengedepankan perlindungan keselamatan WNI, kebebasan pers, serta prinsip-prinsip kemanusiaan,” kata Djamari dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5). Ia mengaku mendukung pernyataan Menteri Luar Negeri Sugiono bersama negara-negara yang mengecam pencegatan terhadap Armada Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dan penahanan sejumlah personelnya oleh militer Israel.
“Kemenko Polkam mendorong penguatan koordinasi lintas instansi termasuk menjalin komunikasi melalui negara sahabat dan organisasi internasional,” kata dia. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dengan terus memonitor dan merujuk pada keterangan resmi pemerintah. “Negara akan terus memastikan perlindungan dan keselamatan WNI sebagai prioritas utama. Komitmen ini juga termasuk di dalamnya upaya penyelamatan dan pembebasan 4 WNI yang disandera di perairan Somalia sejak akhir April lalu,” katanya. Per Rabu (20/5), WNI relawan GSF total berjumlah sembilan orang seluruhnya telah ditawan Israel.
