Berkorban di Luar Pemerintahan, Prabowo: Terima Kasih PDI-P!

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR menegaskan apresiasinya kepada PDI-P yang memilih berada di luar pemerintahan. Ia menyebut sikap tersebut penting untuk menjaga demokrasi melalui mekanisme checks and balances.

Prabowo juga menekankan profesionalisme dalam pemerintahan, termasuk dalam proses tender proyek. Penerapan prinsip agar tidak mempersoalkan latar belakang politik pihak yang menang. Hal ini menunjukkan komitmen untuk menjaga keterbukaan dan keadilan dalam pengelolaan pemerintahan. PDI-P sendiri menegaskan bahwa sikap oposisi adalah konsekuensi politik setelah pasangan yang mereka usung di Pilpres 2024 tidak menang. Menurut Aria Bima, oposisi menjadi bagian dari tradisi demokrasi yang sehat, menjaga marwah reformasi, serta memberi alternatif bagi rakyat.

Para pengamat menilai pujian Prabowo bukan sekadar basa-basi, melainkan strategi politik untuk mengelola oposisi dan meredam kekhawatiran publik atas “super-mayoritas” kekuasaan. Lili Romli, peneliti senior Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pernyataan Presiden Prabowo tersebut memberikan citra yang baik bagi Presiden Prabowo sebab dengan menghormati oposisi dia menunjukkan bahwa dirinya tidak alergi pada kritik atau oposisi. Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menyebut pernyataan Prabowo kali ini tampak sadar bahwa stabilitas politik tidak hanya cukup dibangun lewat koalisi besar namun juga perlu legitimasi moral demokrasi.

Search