Donald Trump bertemu dengan Xi Jinping yang membahas sejumlah kerja sama ekonomi, termasuk potensi pembelian besar pesawat Boeing oleh China. Trump menyebut China telah menyetujui pembelian sekitar 200 unit jet Boeing, dengan potensi tambahan hingga 750 pesawat apabila kerja sama berjalan baik. Dia juga mengatakan bahwa pesawat tersebut akan menggunakan mesin produksi GE Aerospace. Selain itu, Trump mengklaim China siap meningkatkan pembelian energi dari AS, termasuk minyak dan gas alam, di tengah gejolak perang Iran yang mengguncang pasar energi global.
Menurut Gedung Putih, Xi Jinping menunjukkan ketertarikan memperbesar impor energi AS demi mengurangi ketergantungan China terhadap jalur Selat Hormuz yang kini rawan akibat konflik Timur Tengah. Trump menyatakan pertemuan tersebut “sangat sukses, diakui dunia, dan tak terlupakan”. Adapun Xi menyebutnya sebagai kunjungan yang “bersejarah dan menjadi tonggak penting”, demikian laporan media pemerintah China. Perdagangan, minyak, Iran, dan Taiwan termasuk di antara topik yang dibahas selama dua hari pertemuan. Presiden Trump berharap menjadikan AS kembali berjaya, dan saya berkomitmen memimpin rakyat China untuk mewujudkan kebangkitan besar bangsa China,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa kedua negara harus melaksanakan “konsensus penting” yang telah dicapai.
