Pertamina Gandeng LanzaTech Ubah Sampah jadi Bahan Bakar Bernilai Ekonomi

Pertamina bekerja sama dengan LanzaTech untuk mengembangkan solusi energi rendah karbon berbasis teknologi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam ajang Offshore Technology Conference. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan teknologi waste to fuel, khususnya konversi sampah perkotaan menjadi etanol melalui proses fermentasi mikroba.

Teknologi yang dikembangkan LanzaTech memungkinkan gas limbah kaya karbon diubah menjadi bahan bakar dan bahan kimia bernilai ekonomi dengan pendekatan ekonomi sirkular. Inisiatif ini diharapkan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah di Indonesia sekaligus mendukung kebutuhan energi bersih yang terus meningkat. Saat ini volume sampah nasional mencapai sekitar 56,6 ribu ton per hari, sementara kebutuhan etanol diproyeksikan meningkat hingga 2,4 juta kiloliter pada 2030.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menyatakan kolaborasi ini bertujuan mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang ekonomi melalui produksi bahan bakar alternatif berbasis limbah. Selain mendukung transisi energi, kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan rantai nilai ekonomi sirkular mulai dari pengolahan sampah, produksi etanol, hingga pemanfaatan produk turunan untuk industri kimia dan bahan bakar campuran.

Search