Ancang-ancang Partai Politik Menuju Pemilu 2029

Meski pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka belum genap dua tahun, namun sejumlah partai politik (parpol) mulai secara terang-terangan menyampaikan target kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang.

Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron menargetkan adanya peningkatan perolehan suara dan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029 mendatang. Untuk itu, Herman menekankan pentingnya menjaga persatuan, kesetiaan, dan soliditas di internal partai. Sementara itu, Partai Golkar mengharapkan kenaikan 20 persen perolehan suara dan menargetkan seluruh anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar dapat kembali terpilih pada Pemilu 2029.

Berbeda dengan Demokrat dan Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) justru menyampaikan target yang lebih besar, mengincar kursi Presiden pada Pemilu mendatang. Sementara Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco mengingatkan kadernya untuk bekerja ekstra mempertahankan kemenangan di Pemilu 2029. Ketua DPP PDI Perjuangan (PDI-P) Ganjar Pranowo, menegaskan partainya telah mulai menyusun strategi pemenangan di Pemilu 2029. Ganjar menilai kepercayaan publik saat ini hanya bisa diraih jika kader partai hadir secara nyata saat rakyat membutuhkan pertolongan.

Hasil survei Poltracking Indonesia pada April 2026 mencatat Partai Gerindra memiliki elektabilitas tertinggi dengan 26,1 persen, disusul dengan PDI-P dengan 15,4 persen. Sementara Partai Golkar berada di angka 9,0 persen. PKB dengan 8,1 persen dan PKS dengan 5,9 persen. Sementara itu, elektabilitas Partai Demokrat masih berada di bawah PKS dengan 5,6 persen. Elektabilitas NasDem 5,5 persen dan PAN di angka 2,0 persen.

Search