Harga minyak lanjut menguat pada Selasa (28/4/2026) seiring buntunya upaya perdamaian AS-Iran dan penutupan jalur energi vital di Selat Hormuz. Kata seorang pejabat AS, sinyal terhentinya upaya damai antara kedua negara ini, tampak jelas setelah Presiden AS, Donald Trump, merasa tidak senang dengan proposal pengakhiran perang Iran. Di sisi lain, sumber-sumber Iran mengungkapkan pada Senin bahwa proposal Teheran menghindari pembahasan program nuklirnya hingga permusuhan berakhir dan sengketa pelayaran di Teluk diselesaikan.
Ketidakpuasan Trump terhadap tawaran Iran membuat konflik berada dalam kebuntuan. Iran menghentikan arus pengiriman melalui Selat Hormuz, yang biasanya mengangkut pasokan setara sekitar 20 persen dari konsumsi minyak dan gas global, sementara Amerika Serikat tetap mempertahankan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
