Taksi Green SM Dukung Investigasi Tabrakan Kereta di Bekasi

Perusahaan taksi Green SM Indonesia buka suara soal tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL). Insiden tersebut terjadi di Bekasi pada Senin malam, 27 April 2026. Green SM Indonesia telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang. Mereka juga menyatakan dukungan penuh terhadap proses investigasi yang sedang berlangsung. Menurut kesaksian korban, KRL sempat berhenti karena ada gangguan akibat kereta dari arah berlawanan menabrak taksi. Di saat sedang berhenti, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang langsung menghantam rangkaian KRL.Menurut manajemen Green SM, perusahaan berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan. Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengatakan sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek selamat. Sedangkan 6 penumpang KRL meninggal dan 80 orang mengalami luka-luka.

Search