Rupiah menguat tipis 0,04 % menjadi 17.222 per dolar AS pada perdagangan pagi Senin, namun diperkirakan akan berada dalam kisaran 17.100‑17.200 per dolar karena sentimen global yang memburuk. Analis Doo Financial Lukman Leong menilai pelemahan rupiah dipicu gagalnya putaran kedua negosiasi perdamaian antara AS dan Iran, yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dan memperkuat dolar AS sebagai safe haven.
Presiden AS Donald Trump membatalkan perjalanan utusan khusus ke Pakistan untuk pembicaraan damai dengan Iran. Trump menyebut adanya pertikaian dan kebingungan yang luar biasa dalam kepemimpinan Iran.
