Insiden penembakan terjadi pada jamuan White House Correspondents Dinner yang dihadiri Presiden Donald Trump. Pelaku, Cole Tomas Allen, berhasil dihentikan sebelum memasuki ballroom dan menembakkan senapan ke agen Secret Service, yang selamat berkat rompi pelindung.
Trump menyebut pelaku “orang yang sakit” dengan motif anti‑Kristen, mengutip manifesto yang dikirim ke anggota keluarga Allen. Setelah evakuasi Trump, Melania, dan Wakil Presiden JD Vance, Trump mempromosikan ballroom Gedung Putih sebagai alternatif yang lebih aman, dan tersangka akan diadili dengan tuduhan penyerangan, penembakan, serta percobaan pembunuhan terhadap petugas federal.
