Gacor! Gerindra Berniat Mengakuisisi NasDem | Bocor Alus Politik

Disebutkan adanya pertemuan Surya Paloh dan Prabowo Subianto di Hambalang pada Februari 2026 yang membicarakan masa depan partai dan wacana kenaikan parliamentary threshold dari 4% menjadi 8%. Ada juga isu mengenai ketertarikan sejumlah pihak terhadap NasDem termasuk pengusaha setingkat menteri dan Gibran Rakabuming Raka, yang disebut ingin menjadikan NasDem sebagai kendaraan politik.

Di sisi lain, bisnis Surya Paloh seperti catering Indocater dan proyek properti Indonesia One Tower sempat terganggu akibat adanya dukungan politiknya pada Pilpres 2024, namun kembali bergeliat setelah pasca pertemuan dengan Prabowo. Media Grup juga mengalami tekanan hingga ancaman PHK, namun kemudian mulai stabil setelah ada komunikasi dengan pemerintah.

Selain itu, internal NasDem sendiri pun diguncang oleh banyak kader yang pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) termasuk tokoh-tokoh penting seperti Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse. Fenomena “bedol desa” kader NasDem yang pindah ke partai lain dipicu kekecewaan terhadap isu suksesi ketua umum, dimana Surya Paloh disebut condong menunjuk anaknya, Prananda Paloh, sehingga muncul kubu-kubu internal dan ketegangan politik. Keseluruhan dinamika ini menunjukkan lemahnya demokratisasi internal partai yang masih bergantung pada figur sentral.

Search