Kemenkeu Ungkap Strategi Industri Rokok “Akali” Pembelian Pita Cukai

Kementerian Keuangan mengungkap bahwa penurunan penerimaan cukai hasil tembakau pada awal 2026 dipengaruhi oleh strategi pelaku industri rokok yang menunda pembelian pita cukai. Praktik ini dimungkinkan karena adanya fleksibilitas waktu pembelian, yang dimanfaatkan perusahaan untuk mengatur arus kas dan produksi. Akibatnya, realisasi penerimaan negara pada kuartal I-2026 terlihat lebih rendah.

Meski demikian, pemerintah menilai kondisi ini bersifat sementara dan merupakan pola yang kerap terjadi setiap tahun. Memasuki periode berikutnya, khususnya April dan seterusnya, tren penerimaan diperkirakan akan membaik seiring dilakukannya pembelian pita cukai yang sebelumnya ditunda. Dengan demikian, kinerja penerimaan tahunan tetap diproyeksikan sesuai target APBN 2026.

Secara keseluruhan, penerimaan kepabeanan dan cukai hingga Februari 2026 tercatat Rp44,9 triliun atau 13,4 persen dari target, turun dibandingkan tahun lalu. Penurunan juga dipengaruhi oleh melemahnya bea keluar akibat turunnya harga komoditas seperti CPO, meskipun bea masuk mengalami peningkatan. Pemerintah menegaskan fluktuasi ini lebih bersifat teknis dan siklikal, bukan karena pelemahan fundamental ekonomi.

Search