Saiful Mujani, Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menjadi perhatian publik setelah menyerukan konsolidasi untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subiantodi di sebuah acara halal bihalal viral di media sosial. Pernyataan tersebut telah menimbulkan berbagai tafsir dan perdebatan mengenai maksud sebenarnya.
Adapun pernyataannya sebagaimana dikutip “Saya alternatifnya bukan, bukan pada prosedur yang formal impeachment seperti itu, itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini, bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo, hanya itu. Kalau nasihati Prabowo nggak bisa juga, bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo, tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini,” kata Saiful Mujani dalam video viral, dilihat Selasa (5/4/2026).
Dalam klarifikasinya, Saiful menegaskan bahwa tidak ada kata makar dalam pernyataan politiknya. Pernyataan dalam video itu merupakan ekspresi dari sikap politik. Pernyataan tersebut secara khusus memberi tekanan pada ancaman terhadap aktivis dan pengamat pasca pernyataan Prabowo yang akan menertibkan pengamat sesuai data intelijen. Ia menilai pihak yang menuding makar salah paham sebab sebagai warga negara berhak untuk bebas berpendapat dan dilindungi oleh UUD.
Menurutnya apa yang disampaikan terlalu jauh dari syarat-syarat makar yang diatur dalam KUHP. Apa yang disampaikannya merupakan partisipasi politik dalam demokrasi. Partisipasi bukan makar seperti pada saat menurunkan Soeharto dulu. Para pendemo tidak melakukan makar saat membuat Soeharto terdesak dan kemudian mundur. Saat ini, tindakan makar itu sulit dilakukan dan tidak mudah lantaran sangat bergantung pada DPR, MK, dan MPR yang secara objektif tidak bisa diharapkan sebab mereka bagian dari Presiden semua.
