Panas Demo Anti Trump ‘No Kings’ di Berbagai Kota AS

Sejumlah kota di Amerika Serikat (AS) menggelar aksi demonstrasi. Demo bertajuk ‘No Kings’ ini menentang kepemimpinan Presiden Donald Trump yang dianggap otoriter. Aksi demonstrasi berlangsung Minggu (29/3/2026) waktu setempat. Penyelenggara mengatakan setidaknya 8 juta orang berkumpul di lebih dari 3.300 acara di seluruh 50 negara bagian. Ini adalah kali ketiga dalam kurang dari setahun warga Amerika turun ke jalan sebagai bagian dari gerakan akar rumput yang disebut ‘No Kings’, saluran oposisi yang paling vokal terhadap Trump sejak ia memulai masa jabatan keduanya pada Januari 2025. Aksi protes berlangsung dari Atlanta hingga San Diego.

Suasana anti-Trump telah meluas hingga ke luar perbatasan AS, dengan demonstrasi pada hari Sabtu di kota-kota Eropa termasuk Amsterdam, Madrid, dan Roma, di mana 20 ribu orang berbaris di bawah pengawasan ketat polisi. Sekitar 50 orang pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terlibat adu mulut dengan para demonstran ‘No Kings’ di West Palm Beach, Florida. Polisi kemudian mencoba memisahkan massa. Para demonstran ‘No Kings’ memprotes perang, kenaikan harga makanan dan bensin, serta isu-isu lainnya di berbagai wilayah AS.

Selain itu, Departemen Kepolisian Denver mengatakan di platform media sosial X bahwa mereka menyatakan demonstrasi tersebut sebagai pertemuan ilegal. Mereka melepaskan tabung asap usai sekelompok kecil demonstran memblokir jalan dan tidak bubar seperti yang diminta. Beberapa orang kemudian melemparkan tabung asap kembali ke petugas. Setidaknya, sembilan orang ditangkap, termasuk karena mereka melempar benda-benda ke polisi.

Search