Fakta Perang AS vs Iran Hari Ke-27: Negosiasi Gagal, Komandan Tewas

Konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran memasuki hari ke-27 semakin memanas. Menteri Luar Iran Abbas Araghchi menegaskan Teheran enggan maju ke meja perundingan dan menyatakan akan terus berperang dengan Amerika Serikat-Israel. Araghchi juga mewanti-wanti AS dan Israel untuk bersiap dengan perlawanan Iran. “Kami tidak berniat untuk bernegosiasi – sejauh ini, belum ada negosiasi yang terjadi, dan saya yakin posisi kami sepenuhnya berprinsip,” kata Araghchi. Araghchi memandang negosiasi dengan AS saat ini sama “dengan mengakui kekalahan.”

Israel mengeklaim berhasil membunuh komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Alireza Tangsiri pada Kamis (26/3) waktu setempat. Tangsiri tewas di Bandar Abbas melalui serangan udara Israel. Seperti dilaporkan The Times of Israel, Tangsiri disebut yang paling bertanggung jawab atas penutupan Selat Hormuz. Serangan rudal Iran kembali menghantam wilayah Israel pada Kamis (26/3), melukai enam orang dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan.

Militer AS mengerahkan pesawat A-10 Warthog dan helikopter Apache di Selat Hormuz untuk memburu kapal cepat Iran. Jenderal Dan “Razin” Caine mengatakan AS juga menargetkan kapal tanpa awak yang dipasangi bahan peledak dan dinilai mengancam kapal tanker minyak. Operasi ini dilakukan bersama kapal penyapu ranjau dan kapal tempur pesisir AS seperti USS Santa Barbara. Militer Iran mengeklaim berhasil menghantam kapal induk AS USS Abraham Lincoln menggunakan rudal jelajah, pada Rabu (25/3). Menurut kantor berita IRNA, Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Shahram Irani mengatakan pergerakan kapal induk Abraham Lincoln, terus dipantau dan akan menjadi sasaran begitu memasuki jangkauan sistem rudal Iran.

Search