Kemenhaj: Kesiapan Haji 2026 Sudah 95 Persen

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 telah mencapai 95 persen, dengan keberangkatan kloter pertama dijadwalkan pada 22 April 2026. Pemerintah menyiapkan lebih dari 500 kelompok terbang yang masing-masing berisi sekitar 350–400 jemaah. Koordinasi teknis terus dimatangkan untuk memastikan proses pemberangkatan hingga kedatangan seluruh jemaah di Tanah Suci berjalan lancar serta aman.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap keselamatan jemaah. Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menjelaskan layanan utama seperti akomodasi di Makkah dan Madinah, konsumsi, transportasi, hingga penerbitan visa hampir seluruhnya rampung. Penyelenggaraan haji tahun ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 dengan konsep Tri Sukses Haji, yakni keberhasilan ritual, ekonomi, serta keadaban dan peradaban.

Pelaksanaan haji 2026 berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Meski situasi regional memanas, Indonesia tetap memberangkatkan sekitar 221.000 jemaah haji, terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah khusus dari 16 embarkasi dalam 528 kloter. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi memastikan kondisi di Arab Saudi tetap terkendali dan penyelenggaraan haji berjalan aman sesuai rencana pemerintah setempat.

Search