Pemerintah akan melaksanakan efisiensi anggaran dalam tiga tahap sebagai respons terhadap dampak perang Iran‑AS‑Israel, dengan target penghematan Rp 80 triliun. Fokus efisiensi diarahkan pada anggaran kementerian/lembaga yang tidak penting, seperti anggaran kedinasan, agar APBN dapat terkendali tidak melebihi defisit 3 %.
Menteri Keuangan menekankan, pemerintah memiliki langkah-langkah pengendalian APBN. Purbaya menegaskan tidak ada “kebocoran” APBN, masyarakat tidak perlu khawatir karena kebijakan akan menjaga defisit tetap prudent dan meningkatkan pendapatan negara.
