AS Jamin Taiwan: Tekanan China Tak Goyahkan Kesepakatan Senjata?

Menteri Pertahanan Taiwan Wellington Koo pada Kamis (26/3/2026) mengindikasikan bahwa paket penjualan senjata berikutnya dari Amerika Serikat masih berjalan sesuai rencana setelah pemerintah Taiwan menerima surat jaminan dari Washington, meskipun para pemimpin AS dan China bersiap untuk bertemu pada Mei. Sebuah paket besar penjualan senjata AS untuk Taiwan senilai sekitar US$ 14 miliar, yang mencakup rudal pencegat canggih, telah siap menunggu persetujuan Presiden AS Donald Trump dan dapat ditandatangani setelah kunjungannya ke China. Taiwan, yang dianggap China sebagai bagian dari wilayahnya, hampir pasti akan menjadi topik pembahasan, terutama setelah Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada Trump dalam percakapan telepon bulan lalu bahwa AS harus menangani penjualan senjata ke pulau yang diperintah secara demokratis itu dengan “hati-hati”.

Ketika ditanya wartawan di parlemen apakah pertemuan Trump-Xi akan memengaruhi penjualan senjata AS, Koo mengatakan pemerintah Taiwan telah menerima surat jaminan yang menunjukkan bahwa AS bersedia mengesahkan kesepakatan berikutnya. Koo menyebutkan paket tersebut masih menjalani proses peninjauan internal di AS dan Taiwan belum menerima pemberitahuan mengenai adanya penundaan. China berulang kali menuntut Washington menghentikan penjualan senjata ke Taipei. Penjualan terakhir pada Desember bernilai US$ 11 miliar dan merupakan yang terbesar sepanjang sejarah bagi Taiwan.

Search