Kepala Badan Kebijakan Fiskal Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) telah diputuskan oleh pemerintah dan tinggal menunggu pengumuman resmi. Ia menegaskan bahwa pengumuman tersebut akan disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, bukan oleh dirinya.
Purbaya mengungkapkan bahwa kebijakan WFH juga dikaitkan dengan upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), meskipun dampak penurunannya belum dapat dipastikan secara pasti. Di sisi lain, ia menilai peningkatan aktivitas ekonomi akibat kebijakan ini justru berpotensi mendorong penerimaan negara, terutama dari sektor pajak, sehingga efeknya perlu dilihat secara menyeluruh.
Lebih lanjut, pemerintah mempertimbangkan penerapan WFH pada hari Jumat karena dinilai memiliki dampak paling kecil terhadap produktivitas kerja. Kebijakan ini dipastikan wajib bagi instansi pemerintah, sementara untuk sektor swasta kemungkinan hanya bersifat imbauan, dengan pengecualian pada sektor tertentu seperti industri dan pabrik yang tidak memungkinkan penerapan WFH.
