Nilai tukar rupiah menembus 17.000 per dolar AS di tengah perang Iran dan Amerika Serikat yang semakin memanas. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat di tengah melemahnya nilai tukar rupiah. Kurs rupiah pada perdagangan hari ini ditutup melemah 39 poin atau 0,23% di level 16.997 per dolar AS, setelah sempat menembus 17.000 per dolar AS. Namun, ia menyerahkan strategi intervensi kepada Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas yang bertanggung jawab menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Dia menyatakan tak akan berkomentar lebih jauh untuk menghindari spekulasi intervensi pemerintah terhadap kebijakan moneter.
