Efisiensi APBN: Jurus Pemerintah Jaga Defisit 3% Saat Dunia Bergejolak

Defisit anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN terancam melebar jika perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran berlangsung lama. Pasalnya perang akan membuat harga minyak mentah dunia bisa bertahan di atas US$100 per barel dalam waktu lama. Jika demikian, subsidi yang dikucurkan oleh pemerintah seperti bahan bakar juga akan semakin tinggi. Pemerintah pun berupaya mencari cara untuk mengatasi risiko ini.

Maka dari itu, pemerintah telah menyiapkan jurus untuk mengatasi ancaman defisit APBN yang semakin melebar tersebut. Caranya adalah dengan efisiensi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa perintah Presiden Prabowo Subianto adalah tetap menjaga defisit APBN di angka 3%. Dengan demikian, pemerintah perlu melakukan disiplin fiskal dan cara konkrit, termasuk dengan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga (K/L).

Search