Operasi Senyap, IRGC Iran Buru 11 Ribu Tentara AS yang Sembunyi

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikabarkan sedang memburu sekitar 11 ribu tentara Amerika Serikat yang berada di wilayah Timur Tengah saat perang AS-Israel vs Iran. Intelijen IRGC telah mengeluarkan pernyataan yang meminta seluruh warga Iran di wilayah Timur Tengah untuk memberikan informasi mengenai keberadaan para tentara AS tersebut. Dalam pesan tersebut IRGC mengklaim bahwa tentara AS ingin “menggunakan saudara-saudara Arab kita sebagai perisai manusia.” IRGC juga meminta masyarakat Iran untuk tidak melindungi tentara-tentara AS di tengah perang. IRGC menyebut tentara AS sebagai teroris.

Situasi perang antara AS-Israel vs Iran semakin memanas, terutama setelah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menyatakan akan balas dendam atas serangan 28 Februari lalu yang menewaskan sang ayah, Ali Khamenei. Serangan itu juga menewaskan banyak pemimpin Iran. Selain itu, serangan yang dilancarkan AS di Kota Minab juga menewaskan lebih dari 170 siswi perempuan sekolah dasar. Sebagai respons pernyataan Mojtaba, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan akan membunuh Pemimpin Tertinggi baru Iran tersebut.

Search