Menteri Pertahanan Jepang Rencana Kunjungi Indonesia Mei, Bahas Kerja Sama Alutsista

Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi sedang mempertimbangkan kunjungan ke Asia Tenggara pada awal Mei 2026, termasuk ke Indonesia dan Philippines, guna memperkuat kerja sama keamanan serta membahas ekspor peralatan pertahanan Jepang. Menurut sejumlah sumber di Ministry of Defense of Japan, Koizumi diperkirakan melakukan kunjungan selama libur panjang Jepang (Golden Week).  “Dalam agenda tersebut ia dijadwalkan bertemu dengan Menteri Pertahanan Filipina Gilberto Teodoro serta Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin,” ungkap sumber Tribunnews.com Rabu (11/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Jepang diperkirakan akan membahas kemungkinan ekspor peralatan militer ke negara-negara Asia Tenggara. Pemerintah Jepang saat ini sedang meninjau kembali aturan ekspor senjata, termasuk rencana menghapus pembatasan yang selama ini hanya mengizinkan ekspor untuk lima tujuan seperti penyelamatan, transportasi, pengawasan, patroli, dan pembersihan ranjau laut. Jika kebijakan itu direvisi, peluang ekspor industri pertahanan Jepang ke luar negeri akan semakin terbuka.

Filipina yang sedang menghadapi ketegangan di laut Cina Selatan disebut membutuhkan penguatan armada lautnya. Negara tersebut dilaporkan tertarik pada kapal perusak pengawal bekas milik Japan Maritime Self-Defense Force jenis Abukuma. Jepang sebelumnya juga telah mengekspor radar pengawasan udara ke Filipina, dan saat ini sedang mempertimbangkan ekspor sistem komando dan pengolahan informasi militer. Selain Filipina, Indonesia disebut menunjukkan ketertarikan terhadap kapal selam bekas Jepang. 

Search