PT Pertamina International Shipping (PIS) mengungkapkan dua kapal milik perusahaan berhasil keluar dari wilayah konflik di Timur Tengah. Keduanya yakni kapal PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon. Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita mengatakan, terdapat empat unit kapal milik perusahaan yang beroperasi di kawasan Timur Tengah. Kapal PIS Rinjani dan PIS Paragon telah keluar dari zona konflik. Sebelumnya, pada awal perang mencuat di Timur Tengah, kapal PIS Rinjani sedang berlabuh di Khor Fakkan – UAE, sedangkan Kapal PIS Paragon sedang discharge di Oman. Sementara dua unit kapal lainnya masih beroperasi di kawasan Timur Tengah, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Keduanya sedang berada di Teluk Arab. Adapun Kapal Gamsunoro melayani kargo milik konsumen pihak ketiga (third party). Sedangkan, VLCC Pertamina Pride sedang dalam misi mengangkut pasokan minyak mentah (light crude oil) untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.
