Pemerintah memperkirakan konsumsi rumah tangga pada kuartal pertama akan terdongkrak oleh pencairan tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara dan karyawan swasta. Namun, Peneliti Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abdul Mantap Pulungan meragukan proyeksi tersebut di tengah tekanan inflasi yang meningkat, terutama akibat memanasnya situasi di Timur Tengah.
Abdul mengatakan, periode Ramadan dan Lebaran secara teori memang mendorong peningkatan konsumsi masyarakat. Namun, peningkatan konsumsi ini selalu diiringi tantangan klasik berupa kenaikan inflasi, terutama pada komoditas bahan makanan akibat keterbatasan pasokan. Persoalan ini terus berulang setiap tahun dan belum terselesaikan secara fundamental. Masalah inflasi kini bahkan tak hanya berasal dari pangan, tekanan juga datang dari sektor energi akibat gejolak global.
