Bangun 5 Peternakan, RI Bakal Impor hingga 100 Ribu Sapi dari Brasil

Pemerintah berencana mengimpor hingga 100 ribu sapi bakalan dari Brasil untuk mendukung pengembangan peternakan sapi nasional. Langkah ini dilakukan seiring dimulainya pembangunan 5 kawasan peternakan sapi di berbagai daerah. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan sebagian sapi bakalan yang akan digunakan untuk pengembangan peternakan berasal dari Brasil. Ia menyebut sejumlah sapi bahkan sudah mulai didatangkan dari negara tersebut. Ia menambahkan jumlah sapi bakalan yang direncanakan masuk ke Indonesia berkisar antara 50 ribu hingga 100 ribu ekor untuk memperkuat populasi ternak nasional. Amran menjelaskan pembangunan peternakan sapi nasional saat ini sudah mulai berjalan.

Pemerintah telah melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking di sejumlah lokasi pengembangan peternakan. Program pengembangan peternakan sapi ini merupakan bagian dari proyek peternakan terintegrasi yang juga melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Nilai investasi yang disiapkan untuk satu paket pembangunan peternakan sapi diperkirakan mencapai sekitar Rp2,4 triliun. Amran menjelaskan proyek tersebut dirancang dalam sistem terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pembangunannya tidak hanya mencakup kawasan peternakan sapi, tetapi juga fasilitas pabrik pakan serta pengelolaan lahan rumput sebagai sumber pakan utama.

Selain pengembangan peternakan sapi, pemerintah juga tengah memperluas pembangunan peternakan ayam untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Tahap pertama pembangunan peternakan ayam mencakup 12 lokasi, sementara tahap kedua direncanakan di 18 titik di berbagai daerah seperti Jawa Timur, Lampung, dan Kalimantan. Pemerintah juga menyiapkan produksi bibit ayam atau day old chick (DOC) guna menjaga pasokan bagi peternak kecil. Di sektor pangan lainnya, pemerintah juga menargetkan perluasan penanaman kedelai hingga 1 juta hektare secara bertahap.

Search