Prabowo serukan penguatan jati diri di Museum Nasional Indonesia

Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk terus mempelajari artefak bersejarah dan warisan budaya sebagai upaya memperkuat jati diri bangsa. Melalui unggahan media sosialnya, ia menegaskan bahwa peradaban besar lahir dari pengetahuan dan penghargaan terhadap masa lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia mengunjungi Museum Nasional Indonesia di Jakarta menjelang waktu berbuka puasa, didampingi putranya Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie dan jajaran Kementerian Kebudayaan RI.

Presiden menekankan bahwa penting untuk mempelajari peninggalan sejarah dan memahami perjalanan panjang bangsa dan nilai-nilai yang membentuk Indonesia hingga kini. Museum Nasional sendiri berperan sebagai lembaga penyimpanan, perawatan, pengamanan, dan pemanfaatan sekitar 140.000 benda hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya dalam rangka pelestarian kekayaan budaya bangsa.

Sepanjang Maret 2026, Museum Nasional menghadirkan program publik spesial Ramadan yang bersifat rekreatif, edukatif, dan reflektif. Kegiatan tersebut meliputi workshop Islamic Paper Collage, Petualangan Ramadhan Detektif Misykat untuk anak-anak, pertunjukan musik Mantra di Majapahit Hall, Rakopi (Rasa dan Kisah Kopi) yang memadukan kelas meracik kopi dan tur museum, serta Yoga Night at Museum. Melalui rangkaian ini, masyarakat diajak menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkaya pengalaman budaya, memperdalam refleksi diri, dan mempererat kebersamaan.

Search