MUI Kritik Board of Peace terkait Kolaborasi AS-Israel Serang Iran

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sikap resmi dengan mengutuk serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2) lalu. Dalam serangan roket AS-Israel akhir pekan lalu, pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei hingga anak cucunya dilaporkan jadi salah satu korban tewas. MUI pun blak-blakan mengkritik posisi Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang digagas dan dibentuk Presiden AS Donald Trump untuk persoalan Gaza dan stabilitas Timur Tengah.

MUI mempertanyakan posisi Board of Peace–di mana Indonesia juga tergabung di dalamnya–ketika AS justru berkolaborasi dengan Israel memborbardir Iran dengan roket atau rudal. Menurut MUI, AS dalam konflik itu tengah memainkan peran melalui Board of Peace. MUI mempertanyakan apakah BoP diarahkan untuk perdamaian yang adil, atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang timpang dan mengubur kemerdekaan Palestina.

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya menjadi fasilitator dialog di tengah kondisi tegang dan membara di kawasan Timur Tengah menyusul konfirmasi serangan AS dan Israel ke Iran. Prabowo bahkan disebut siap bertolak ke Teheran, Iran. Merespons itu, Iran menyambut tawaran Prabowo untuk menjadi mediator di tengah konflik negara Timur Tengah ini versus AS yang berkolaborasi dengan Israel. Sementara itu terkait posisi Indonesia di BoP, Prabowo menegaskan opsi bagi RI keluar dari BoP ketika organisasi multilateral itu tidak mampu mewujudkan tujuan utama yang selama ini diperjuangkan.

Search