akil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie angkat bicara terkait adanya awardee beasiswa LPDP yang memilih menjadikan anaknya Warga Negara Asing (WNA). Stella menilai, polemik yang terjadi terkait beasiswa ini mencerminkan kegagalan moral pada tahap awal pendidikan kehidupan. Kejadian ini juga menunjukkan bahwa penerima beasiswa melihat beasiswa dari negara adalah fasilitas dan bukan amanah yang harus dijaga.
Sebenarnya rasa terima kasih kepada negara tidak selalu harus diwujudkan dengan kembali ke Indonesia. Karena pada beberapa kasus, kata Stella, menetap di luar negeri dan menduduki posisi berpengaruh justru membawa dampak lebih luas ke Indonesia. Stella juga memberikan tips untuk menumbuhkan rasa patriotisme bagi penerima beasiswa ke luar negeri. Yakni dengan fokus pada pengembangan individu di Indonesia dan bukan pada institusi.
