Direktur ABC Riset dan Consulting, Erizal, menilai Presiden Prabowo Subianto, partai-partai, dan civil society juga tidak lagi berselera dengan manuver politik Joko Widodo. Hal ini didasarkan pada pernyataan Jokowi yang mendukung revisi ulang Undang-Undang KPK.
Sekjen Golkar, Sarmuji, dan Politisi PKB, Abdullah, menilai manuver Jokowi tersebut merupakan bentuk cuci tangan dan lepas tangan terhadap perubahan UU KPK. Erizal pun menekankan bahwa “Jokowi rajanya, kok bisa-bisanya berakting layaknya punggawa.” Sikap Jokowi ini merupakan langkah politik yang mulai mudah dibaca sehingga terlihat banyak ditinggalkan oleh Prabowo, partai politik, dan civil society.
Pernyataan Erizal mengenai langkah yang mudah dibaca tersebut terlihat pada publik yang diam, menonton, dan belum bergerak, sementara Jokowi sudah sibuk kesana kemari, jual ini-jual itu.
