Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi menyerahkan 48 kartu tanda anggota (KTA) untuk kader baru. Beliau membahas saat ini telah masuk era post-truth hingga politik fitnah.
Partai Demokrat menurut AHY merupakan partai nasional dan religius namun di era yang serba digital, partai wajib karakter agar tidak terpengaruh dengan disinformasi dan misinformasi. Fenomena ini merupakan post-truth politics yang dapat memecah belah partai atau kelompok dari berbagai sisi. Untuk itu para kader harus menghadapinya dengan terus melakukan refleksi. AHY pun mewanti-wanti para kadernya untuk menghindari politik identitas. Partai Demokrat menolak keras politik identitas sebab dapat memecah belah bangsa.
