Tanpa Ada Peringatan, Israel Kembali Serang Rumah dan Tenda Pengungsi Gaza

Israel terus melanggar kesepakatan gencatan senjata. Israel terus menerus menyerang warga Gaza hingga 23 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata itu dimulai pada Oktober lalu. Dilansir Aljazeera, Kamis (5/2/2026), korban di antaranya adalah anak-anak. Wartawan Al Jazeera, Tareq Abu Azzoum, mengatakan sejumlah rumah penduduk di Kota Gaza “telah menjadi sasaran langsung tanpa peringatan sebelumnya”. Abu Azzoum mengatakan serangan-serangan tersebut, yang terjadi meskipun “gencatan senjata” yang dimediasi Amerika Serikat seharusnya telah berlaku, telah membuat warga Palestina di Gaza “tanpa rasa lega sama sekali”.

520 Warga Gaza TewasIsrael telah membunuh lebih dari 520 warga Palestina sejak “gencatan senjata” diberlakukan hampir empat bulan lalu. Pada Rabu (4/2), Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan bahwa Israel telah menyerahkan jenazah 54 warga Palestina dan 66 kotak berisi “sisa-sisa manusia dan organ”. Setidaknya 71.803 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023. Kelompok hak asasi manusia dan penyelidikan PBB menyebut tindakan militer Israel di Gaza sebagai genosida. Kasus genosida terhadap Israel sedang berlangsung di Mahkamah Internasional di Den Haag.

Search