Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pengawas aset kripto yang saat ini juga merangkap sebagai pengawas pasar modal, Hasan Fawzi, menyampaikan diskusi yang dilakukan dengan penyedia layanan indeks global MSCI berlangsung positif. Hasan menyebut pihaknya mencanangkan akan melakukan pembahasan di level teknis, pihak MSCI menyediakan dan memberi guidance tentang metodologi dan perhitungan yang akan dilakukan. Pihaknya akan melakukan update secara reguler terkait progress pembicaraan dengan MSCI dan upaya transparansi yang digadang-gadang oleh pihak Bursa, KSEI dan OJK. Diketahui dalam rapat dengan tim analis MSCI, ikut hadir pihak dari OJK, BEI, KSEI dan perwakilan Danantara.
Hasan menjelaskan, secara umum OJK per hari ini bersama pihak bursa (BEI) dan KSEI telah mengajukan proposal solusi untuk menjawab dua isu utama yang diminta untuk diselesaikan oleh MSCI. Dirinya menyebut, OJK, BEI dan KSEI sudah memiliki rencana untuk melakukan pemenuhan semua isu tersebut. Secara spesifik dirinya merinci yaitu, Pertama, terkait dengan disclosure kepemilikan saham di bawah 5% telah diperbaharui dan kini dilakukan disclosure kepemilikan saham dengan threshold lebih rendah yakni di atas 1% (dari semula >5%). Kedua, menghadirkan lebih rinci klasifikasi investor pada data yg pengelolaannya di KSEI, saat ini ada 9 tipe dan akan menjadi 27 sub tipe investor dan akan memunculkan pengungkapan beneficial owner. Dan ketiga, proposal terkait rencana free float dari minimum 7,5% jadi 15% akan dilakukan secara bertahap dan bersama seluruh pelaku.
