Prabowo: Waspada Geopolitik, Jangan Jadi Pemimpin Lugu

Presiden Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor (2/2/2026) mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar tidak menjadi pemimpin yang “lugu” dalam menghadapi dinamika global dan geopolitik. Walau Indonesia sering dianggap sebagai “The Impossible Nation”, para pemimpin harus tetap waspada dan memahami situasi geopolitik dunia. Prabowo menegaskan “Kita harus jadi pemimpin yang tidak lugu. Kita harus jadi pemimpin yang waspada, yang mengerti situasi, yang mengerti sejarah kita.”

Prabowo menegaskan konflik geopolitik dunia termasuk perang di Ukraina dan peristiwa di Gaza akan berdampak terhadap Indonesia. Banyak negara-negara besar yang sering mengajarkan demokrasi, hak asasi manusia, dan supremasi hukum justru melanggar prinsip-prinsip tersebut. Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia dibangun oleh pengorbanan besar rakyat, oleh karena itu, para pemimpin diminta untuk membuktikan pengabdiannya kepada rakyat bukan sekedar mengakuinya.

Menurut Prabowo, pemimpin yang melupakan sejarah akan mengulangi kesalahan masa lalu. “Mereka yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah,” ucapnya. Prabowo juga menyinggung pentingnya menjaga situs-situs sejarah nasional. Prabowo pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap bersatu meski berbeda suku, ras, agama, dan pandangan politik. Indonesia adalah keluarga besar yang keberlangsungannya dibangun oleh kontribusi para pemimpin terdahulu, dari presiden pertama hingga kini.

Search