Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Leni Sri Rahayu MPH, mengatakan salah satu tujuan utama MBG adalah menyediakan makanan bergizi gratis sesuai kebutuhan kelompok sasaran, khususnya kelompok 3B (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui), anak usia sekolah, dan remaja.
Menurutnya, jika pelaksanaan MBG mengikuti standar gizi yang telah ditetapkan, maka program tersebut berpotensi signifikan meningkatkan status gizi masyarakat. Sejauh ini pengawasan tata kelola MBG harus terus diperkuat dengan berbagai dinamika yang terjadi. Itu penting karena dengan alokasi anggaran yang besar, harus ada indikator keberhasilan sampai program MBG bisa berjalan dengan baik.
Ia menyoroti pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Leni mengutip laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebutkan anak dengan stunting memiliki skor IQ sekitar 11 poin lebih rendah dibandingkan anak dengan status gizi normal.
