Survei BI Proyeksi Kredit Bank Meningkat Kuartal I 2026

Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit baru oleh perbankan pada kuartal I 2026 diprakirakan tetap tumbuh, dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) 55,74 persen. Namun, nilai tersebut lebih rendah dibandingkan survei penyaluran kredit baru untuk kuartal IV 2025.

Direktur Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, pada kuartal I 2026 terdapat perbedaan standar penyaluran kredit dari kuartal IV 2025. Standar penyaluran kredit pada triwulan IV 2025 terindikasi lebih longgar dibandingkan kuartal III 2025, tercermin dari Indeks Lending Standard (ILS) yang negatif sebesar -2,59. Kebijakan penyaluran kredit yang lebih longgar antara lain pada aspek biaya persetujuan kredit, jangka waktu kredit, dan suku bunga kredit.

Selanjutnya, pada kuartal I 2026, standar penyaluran kredit diprakirakan lebih berhati-hati dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, dengan ILS sebesar 2,75. Responden memprakirakan outstanding kredit sampai dengan akhir 2026, tumbuh lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Kondisi tersebut antara lain ditopang oleh prospek kondisi ekonomi dan moneter yang tetap baik serta risiko dalam penyaluran kredit yang tetap terjaga.

Search