Celios tekankan WEF momentum strategis tarik investasi hijau ke RI

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) menegaskan World Economic Forum (WEF) Davos 2026 merupakan panggung strategis bagi pemerintah Indonesia untuk memasarkan agenda transisi energi dan pembangunan hijau kepada investor global, termasuk kalangan filantropi internasional. Menurut Bhima, pemerintah dapat memanfaatkan forum tersebut agar lembaga filantropi tertarik berkontribusi pada sektor-sektor yang selama ini masih minim pembiayaan, seperti transisi energi, perlindungan hutan, dan layanan kesehatan.

Bhima menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Davos harus dimanfaatkan tidak hanya lewat pidato utama, tetapi juga melalui pertemuan bilateral dengan para pemimpin negara dan pelaku usaha dunia guna membuka peluang ekspor serta investasi baru. Lebih lanjut, Bhima menyebut sektor energi terbarukan dan ekosistem baterai sebagai peluang utama investasi hijau yang dapat ditangkap Indonesia di forum WEF. Namun, ia mengingatkan pentingnya memastikan setiap komitmen investasi ditindaklanjuti secara konkret agar benar-benar terealisasi.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan pidato kunci (keynote speech) dalam acara WEF pada Kamis, 22 Januari 2026. Presiden Prabowo dijadwalkan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO World Economic Forum Børge Brende.

Search