Buruh tani menanam jagung manis di Desa Tempurejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Aktivitas ini menjadi pemandangan umum seiring perubahan pola tanam yang dilakukan para petani setempat. Sejumlah petani tebu di wilayah tersebut memilih beralih menanam jagung manis karena dinilai lebih menguntungkan. Harga jual jagung manis relatif stabil, berada di kisaran Rp3.300 per kilogram, sehingga memberikan kepastian pendapatan bagi petani. Selain harga yang stabil, jagung manis juga memiliki waktu panen yang lebih singkat, yakni sekitar tiga bulan. Hal ini jauh lebih cepat dibandingkan tanaman tebu yang membutuhkan waktu panen hingga 10 bulan. Kondisi tersebut mendorong petani menyesuaikan komoditas tanam demi efisiensi dan keberlanjutan ekonomi.
