Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinilai sebagai pusat ekonomi baru lewat hilirisasi nikel, dengan nilai investasi mencapai Rp 500 triliun. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, saat mengunjungi IWIP dari Senin (12/1/2026) sampai Selasa (13/1/2026). Dalam kesempatan itu, dia meninjau fasilitas keimigrasian yang beroperasi di bandara khusus domestik di kawasan IWIP, fasilitas utama kawasan industri, termasuk pelabuhan, pembangkit listrik, fasilitas pengolahan nikel, serta industri baterai. Tingkat pertumbuhan ekonomi kawasan, lanjut dia, sebesar 20 persen per tahun. Angka ini jauh di atas rata-rata nasional.
Menurut Silmy, imigrasi di kawasan industri berfungsi memastikan aktivitas investasi dan mobilitas tenaga kerja berjalan tertib dan mendukung perekonomian nasional. Ia lalu menekankan dukungan terhadap kawasan industri merupakan hasil kerja bersama berbagai kementerian serta lembaga.
